Spirit 212 terus menggema. Hadirilah Khataman Al Quran, Maulid Akbar, Shalat Ashar Berjamaah di Masjid At Taubah dan Gedung Al Washiyyah Foundation. 3 Januari 2017. Bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). KH. Ma'ruf Amin. Syeikh Muhammad Jaber. Dr. KH. Mohamad Hidayat MBA MH
Versi CetakVersi Cetak
PONDASI TAUHID ORIENTASI SURGA

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. (QS At Tahrim:6).

Allah telah menjadikan rumah tangga dan keluarga sebagai tempat yang disiapkan untuk manusia merengkuh ketenteraman, ketenangan dan kebahagiaan sebagai anugerah kepada hambaNya.

Maka, untuk mewujudkannya diperlukan pondasi rumah yang paling baik, yaitu iman dan tauhid. Apapun yang diperintahkan Allah kita kerjakan, sebaliknya yang dilarang oleh Allah kita tinggalkan. Jika pondasinya tauhid dan orientasinya surga, kita akan mengejar akhirat semaksimal mungkin daripada dunia.

Anak merupakan karunia yang diberikan oleh Allah SWT sebagai penyejuk pandangan mata, kebanggaan orangtua dan sekaligus perhiasan dunia, serta belahan jiwa yang berjalan di muka bumi. Sebagaimana Allah SWT berfirman:

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalah adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik menjadi harapan. (QS Al Kahfi:46).

Namun, selain sebagai perhiasan dan penyejut mata, anak juga bisa menjadi fitnah (ujian dan cobaan) bagi orang tuanya. Layaknya permata zamrud yang wajib dipelihara, anak merupakan amanah yang akan menguji setiap orang tua.

Maka berhati-hatilah, janganlah kita terlena dan tertipu sehingga kita melanggar perintah Allah Azza wa Jalla dan menodai laranganNya. Jangan sampai anak kita menjadi penyebab turunnya murka dan bencana Allah Azza wa Jalla pada diri kita. Allah Azza wa Jalla befirman:

“Dan Ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan, dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS Al Anfal: 28).

Adapun keutamaan dan kemurahan yang dilimpahkan Allah SWT kepada para orang tua melalui doa anak-anaknya, tertuang pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, SAW bersabda:

“Sungguh, Allah benar-benar mengangkat derajat seorang hamba-Nya yang shalih di surga,” maka ia pun bertanya: “Wahai Rabbku, bagaimana ini bisa terjadi?” Allah menjawab: “Berkat istighfar anakmu bagi dirimu”.

----

Ringkasan Kajian Rutin Lepas Kerja, Taklim Muslimat Al Washiyyah (TAMASYA) bersama Ustadzah Hj Indah Mardhiyana S.Ag (Pengasuh Taman Bina Ilmu Ponpes Al Washiyyah), pada Kamis, 17 November 2016 (Bada Maghrib) di Aula Al Washiyyah Foundation

 

 

Diposting oleh Husnie
Kamis, 17 November 2016 21:11:20

Rubrik : Dakwah/Ta'lim Rutin - dibaca : 304 Kali